NABIRE, Papua Tengah — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, berhasil dikendalikan setelah personel TNI dari jajaran Korem 173/PVB dan Kodim 1705/Nabire turun langsung ke lokasi, Minggu (13/9/2026).
Tim gabungan mulai melakukan penanganan sekitar pukul 16.00 WIT. Kobaran api diketahui membakar area lahan dengan luas hampir 10 hektare. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena api berpotensi meluas dan mendekati kawasan permukiman warga.
Untuk mempercepat proses pemadaman, Satuan Setingkat Kompi (SSK) Siaga Korem 173/PVB bersama Satuan Setingkat Peleton (SST) Siaga Kodim 1705/Nabire mengerahkan personel serta kendaraan pendukung. Petugas menyisir sejumlah titik yang masih terdapat api dan melakukan penyemprotan hingga kobaran berhasil dikendalikan.
Sebanyak 113 personel terlibat dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari Staf Makorem 173/PVB, Yonif TP 804/DBAY, Mabrigif TP 82/WKB, Denzipur 12/OHH, serta SST Kodim 1705/Nabire.
Dukungan peralatan turut memperkuat proses pemadaman. Di lapangan dikerahkan satu unit truk air Denzipur 12/OHH, satu truk air Yonif TP 804/DBAY, dua kendaraan pemadam kebakaran Brigif TP 82/WKB, satu truk air Kodim 1705/Nabire, tiga unit Triton, satu truk NPS, serta lima sepeda motor angkut personel gabungan.
Kehadiran personel dan dukungan kendaraan tersebut membuat penanganan api dapat dilakukan secara lebih cepat, terutama pada titik-titik yang berpotensi menyebabkan kobaran merembet ke wilayah lain.
Setelah kurang lebih empat jam dilakukan pemadaman, api yang membakar lahan hampir 10 hektare itu berhasil dipadamkan. Langkah cepat tim gabungan juga berhasil mencegah kobaran api mencapai rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Penanganan Karhutla di Waroki menjadi bagian dari upaya TNI membantu masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran sekaligus mengantisipasi dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan permukiman.
