NABIRE, PAPUA TENGAH – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI), digelar kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nabire, Papua Tengah.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) Nabire turut hadir dalam kegiatan tersebut. FKPPI Nabire diwakili Wakil Ketua Agustinus N. Karubuy, S.IP., M.Si., bersama Bendahara Bunda Agustina.
Prosesi tabur bunga berlangsung khidmat. Para peserta memberikan penghormatan dan menaburkan bunga di makam para pahlawan sebagai simbol penghargaan atas pengorbanan, perjuangan, dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.
Wakil Ketua FKPPI Nabire, Agustinus N. Karubuy, S.IP., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada generasi pepenerus.
“Tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kita kepada para pahlawan yang telah mendahului kita. Jasa dan pengorbanan mereka menjadi teladan bagi generasi penerus untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan keutuhan NKRI,” ujar Agustinus.
Menurutnya, peringatan HUT ke-67 PEPABRI hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya meneruskan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Sebagai putra-putri purnawirawan, kami memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan nilai perjuangan dan pengabdian yang telah diwariskan oleh para orang tua kami,” katanya.
Ia berharap semangat perjuangan para pahlawan dan pengabdian para purnawirawan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Nabire.
Kegiatan tabur bunga ditutup dengan penghormatan kepada para pahlawan. Suasana khidmat di TMP Nabire menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan keutuhan bangsa tidak terlepas dari jasa serta pengorbanan para pejuang yang telah mendahului.
