1. Berita
  2. Berita
  3. Korwil BGN Nabire Dorong Budaya Cuci Tangan Pakai Sabun Sebelum Menyantap MBG

Korwil BGN Nabire Dorong Budaya Cuci Tangan Pakai Sabun Sebelum Menyantap MBG

featured

 

NABIRE, PAPUA TENGAH – Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, mendorong penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat di sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang ditekankan adalah membiasakan siswa mencuci tangan menggunakan sabun sebelum menyantap makanan.

Menurut Marsel, keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan dan kecukupan gizi, tetapi juga kebersihan serta kesehatan anak-anak yang menerima manfaat program tersebut.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke salah satu sekolah dasar di Nabire, Rabu (21/10/2026).

Ia menegaskan, kebiasaan mencuci tangan perlu menjadi bagian dari rutinitas siswa sebelum membuka wadah makanan MBG. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk membantu mencegah penularan penyakit akibat tangan yang terkontaminasi kuman.

“Harapan kami, anak-anak di Nabire tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga terbiasa menjaga kebersihan diri. Sebelum makan MBG, mereka harus mencuci tangan menggunakan sabun,” ujar Marsel.

Ia menjelaskan, makanan bergizi perlu didukung kondisi kesehatan yang baik agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal. Gangguan kesehatan, seperti diare dan infeksi akibat kebersihan yang kurang terjaga, dapat memengaruhi kondisi tubuh serta proses pemenuhan gizi anak.

Karena itu, menurutnya, edukasi mengenai kebersihan tangan tidak boleh dipisahkan dari pelaksanaan program MBG di sekolah.

Enam Langkah CTPS Diperkenalkan kepada Siswa

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Marsel juga mendorong pengenalan enam langkah mencuci tangan pakai sabun (CTPS) kepada para siswa.

Tahapan yang diperkenalkan meliputi menggosok telapak tangan, membersihkan punggung tangan dan sela-sela jari, menggosok bagian belakang jari, membersihkan ibu jari dengan gerakan memutar, serta menggosok ujung jari dan kuku sebelum membilas tangan hingga bersih.

Materi edukasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami cara mencuci tangan yang benar dan menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.

Marsel menilai, pembiasaan sejak usia sekolah menjadi salah satu cara untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh makanan bergizi, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kebersihan sebelum makan.

Nabire Didorong Menjadi Contoh Pelaksanaan MBG

Marsel mengatakan, Kabupaten Nabire diharapkan dapat menjadi salah satu daerah percontohan pelaksanaan program MBG di Provinsi Papua Tengah, termasuk dalam penerapan standar kebersihan di lingkungan sekolah.

Ia menargetkan peningkatan kepatuhan pelaporan sampel makanan, penyediaan menu yang layak, serta pembiasaan mencuci tangan menggunakan sabun bagi seluruh siswa penerima manfaat.

“Target kami, pelaporan sampel berjalan sesuai ketentuan, menu yang disajikan memenuhi standar kelayakan, dan siswa terbiasa mencuci tangan sebelum makan. Kebersihan harus menjadi bagian dari budaya sehari-hari,” tegasnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Korwil BGN Nabire berencana memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Kerja sama ini diarahkan untuk memastikan sekolah penerima MBG memiliki fasilitas cuci tangan yang memadai, termasuk ketersediaan sabun dan air mengalir.

Melalui langkah tersebut, pelaksanaan MBG di Nabire diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.

Dengan dukungan sekolah, tenaga pendidik, penyelenggara program, dan orang tua, edukasi CTPS diharapkan menjadi kebiasaan yang terus diterapkan, baik sebelum makan di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Instal Aplikasi

Dengan memasang aplikasi kami, Anda dapat mengakses berita kami dengan lebih cepat dan mudah.

Masuk

Masuk sekarang atau buat akun di Papteng.com biar bisa bikin konten/artikel, akses halaman konten pilihan, akses dasbor pengguna, akses daftar suka, dan masih banyak lagi.