1. Berita
  2. Berita
  3. Polres Nabire Dalami Dugaan Penganiayaan Berat di Samabusa, Seorang Pria Ditemukan Meninggal

Polres Nabire Dalami Dugaan Penganiayaan Berat di Samabusa, Seorang Pria Ditemukan Meninggal

featured

NABIRE, PAPUA TENGAH – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nabire melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di sebuah barak karaoke di Jalan Poros Samabusa, Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat (23/10/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, seorang perempuan ditemukan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Nabire. Sementara itu, seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Sat Reskrim Polres Nabire yang dipimpin Kasat Reskrim IPTU Bogi Trastanto, S.H., bersama personel Unit Opsnal dan piket Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas kemudian melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Kasat Reskrim Polres Nabire, IPTU Bogi Trastanto, S.H., mengatakan bahwa penyidik masih mengumpulkan dan mencocokkan berbagai informasi guna mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

Pemeriksaan saksi, penelusuran barang bukti, dan analisis rekaman CCTV menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menyusun kronologi kejadian berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan.

Berdasarkan keterangan awal korban dan saksi, dugaan penganiayaan tersebut terjadi ketika korban perempuan dan laki-laki itu berada di dalam sebuah kamar. Perempuan tersebut dilaporkan mengalami luka sayatan dan sejumlah luka lainnya, sedangkan laki-laki yang ditemukan di lokasi mengalami luka sayatan pada bagian leher.

Meski demikian, penyidik masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Sejumlah barang bukti dari lokasi telah diamankan untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, menegaskan bahwa jajarannya menangani perkara ini secara serius. Ia memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan objektif dengan mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab maupun motif kejadian sebelum hasil penyelidikan resmi diketahui. Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.

Hingga saat ini, Sat Reskrim Polres Nabire masih mendalami kasus tersebut guna memastikan kronologi kejadian serta mengungkap fakta hukum berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang telah dikumpulkan.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Instal Aplikasi

Dengan memasang aplikasi kami, Anda dapat mengakses berita kami dengan lebih cepat dan mudah.

Masuk

Masuk sekarang atau buat akun di Papteng.com biar bisa bikin konten/artikel, akses halaman konten pilihan, akses dasbor pengguna, akses daftar suka, dan masih banyak lagi.