1. Berita
  2. Berita
  3. Jelang Sidang Tuntutan Kasus Waroki, Polisi dan Masyarakat Sepakat Jaga Orasi Tetap Damai

Jelang Sidang Tuntutan Kasus Waroki, Polisi dan Masyarakat Sepakat Jaga Orasi Tetap Damai

featured

NABIRE – Menjelang sidang pembacaan tuntutan perkara pembunuhan remaja di Kampung Waroki, Polres Nabire bersama sejumlah pihak sepakat mengedepankan suasana aman dan damai dalam penyampaian aspirasi masyarakat, Senin (31/8/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi yang digelar Minggu (30/8/2026) bersama Pemerintah Kabupaten Nabire, pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Nabire, koordinator aksi, Ketua DPRK Nabire, Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak serta jajaran Polres Nabire.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR mengatakan pada prinsipnya seluruh pihak telah menyepakati agar orasi yang dilakukan masyarakat berlangsung secara damai dan tetap menghormati proses persidangan.

“Pada intinya, kami menyepakati besok itu pelaksanaan orasi damai. Mari kita sama-sama menjaga supaya semuanya berjalan aman dan tertib,” kata Samuel.

Polres Nabire menyiapkan lebih dari 300 personel untuk melakukan pengamanan. Personel akan ditempatkan di sejumlah titik, termasuk sekitar Pengadilan Negeri Nabire dan Kejaksaan Negeri Nabire, dengan dukungan Brimob Batalyon A Nabire serta personel Polda Papua Tengah.

Meski pengamanan tetap dilakukan sesuai prosedur, Samuel menegaskan pihaknya tidak ingin menciptakan jarak dengan masyarakat. Menurutnya, kepolisian merupakan bagian dari masyarakat dan memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan.

“Kami polisi ada karena masyarakat. Oleh karena itu, kami juga tidak bisa jauh dari masyarakat. Kalau semuanya aman dan kondusif, kami juga akan bersama-sama dengan masyarakat,” ujarnya.

Samuel berharap masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan hati yang tenang, tanpa saling memprovokasi. Ia juga mengajak seluruh pihak menghormati jalannya persidangan dan tidak memberikan ruang bagi pihak yang ingin mengganggu situasi.

“Kita duduk bersama, saling menjaga. Aspirasi tetap disampaikan, tetapi keamanan juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh isu-isu provokatif atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila menemukan gangguan keamanan maupun dugaan tindak pidana, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas di lapangan atau melalui Call Center 110.

“Kami ingin besok semuanya berjalan baik. Mari kita jaga Nabire bersama-sama agar tetap aman dan damai,” pungkas Samuel.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Instal Aplikasi

Dengan memasang aplikasi kami, Anda dapat mengakses berita kami dengan lebih cepat dan mudah.

Masuk

Masuk sekarang atau buat akun di Papteng.com biar bisa bikin konten/artikel, akses halaman konten pilihan, akses dasbor pengguna, akses daftar suka, dan masih banyak lagi.