NABIRE — Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mendorong pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I Tahun 2026 sebagai ruang bagi pelajar di Kabupaten Nabire untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka melalui olahraga.
Turnamen tingkat SMP se-Kabupaten Nabire tersebut akan digelar pada Oktober 2026 di Lapangan Mini Soccer Satpolairud Polres Nabire, Distrik Nabire Timur. Kompetisi ini dipercayakan kepada komunitas Golden Generation Nabire Papua Tengah untuk diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memberikan ruang positif bagi generasi muda.
Kapolda Papua Tengah mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan sepak bola usia muda sekaligus kesempatan bagi sekolah-sekolah di Nabire menampilkan potensi peserta didiknya.
“Turnamen ini tidak semata-mata diarahkan untuk memperebutkan trofi, tetapi menjadi wadah pembinaan sepak bola usia muda, sekaligus membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Nabire untuk menampilkan bakat anak-anak didiknya,” jelasnya.
Menurut Jermias, kegiatan olahraga seperti ini dapat memberikan pengalaman kompetisi kepada para pelajar sekaligus menanamkan nilai-nilai positif, seperti disiplin, kerja sama, sportivitas dan tanggung jawab.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menemukan dan mengembangkan bibit pesepak bola muda di Nabire yang memiliki potensi untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi.
“Harapan kita turnamen seperti ini menjadi modal investasi untuk menemukan bibit-bibit pesepak bola muda berbakat di Nabire yang selama ini mungkin belum mendapatkan kesempatan tampil dalam kompetisi yang terorganisasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I tingkat SMP Kabupaten Nabire, Rexsi Y. Rumakiek, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kapolda Papua Tengah kepada komunitas Golden Generation Nabire Papua Tengah untuk menggelar kompetisi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Papua Tengah yang sudah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada kami untuk menggelar Kapolda Papua Tengah Cup I. Ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk melaksanakan turnamen ini dengan baik,” kata Rexsi usai rapat bersama panitia dan Kapolda Papua Tengah, Selasa (22/9/2026).
Rexsi mengatakan kehadiran turnamen tersebut juga menjadi jawaban atas kebutuhan kompetisi sepak bola bagi pelajar di Nabire. Menurutnya, para pemain muda membutuhkan pertandingan yang terorganisasi agar dapat mengasah kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding.
“Ini menjadi kerinduan kami agar semakin banyak turnamen digelar di Nabire, khususnya untuk anak-anak usia pelajar. Mereka membutuhkan kompetisi dan panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ujarnya.
Ia berharap Kapolda Papua Tengah Cup I dapat menjadi awal bagi lahirnya lebih banyak kompetisi sepak bola usia muda di Kabupaten Nabire.
“Semakin banyak turnamen, semakin banyak kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang. Kami berharap dari kompetisi ini muncul pemain-pemain muda yang nantinya bisa membawa nama Nabire dan Papua Tengah ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Rexsi.
Untuk itu, panitia mengajak seluruh sekolah tingkat SMP di Kabupaten Nabire untuk mengambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan menyiapkan tim terbaik masing-masing.
“Kami mengajak seluruh sekolah SMP di Kabupaten Nabire untuk ikut berpartisipasi. Silakan siapkan tim terbaiknya dan bergabung dalam turnamen ini. Pendaftarannya gratis, sehingga kami berharap tidak ada sekolah yang ragu untuk ikut,” katanya.
Rexsi menambahkan, keikutsertaan dalam turnamen bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Kompetisi juga menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mendapatkan pengalaman, meningkatkan kemampuan bermain, serta membangun mental dan kerja sama dalam tim.
“Semakin banyak anak yang bermain dan semakin banyak pertandingan yang mereka ikuti, semakin besar pula kesempatan mereka untuk berkembang,” ujarnya.
Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu ruang bagi pelajar Nabire untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola usia muda di daerah tersebut.
